Minut

Ini Gaya Hidup Sehat Bupati Joune Ganda, Rutin Donor Darah dan Jogging Menjaga Kebugaran Dalam Melayani Masyarakat

Kabarkawanua, MINUT– Di tengah padatnya agenda sebagai Bupati Minahasa Utara sekaligus Sekretaris Jenderal APKASI, Dr. Joune J.E. Ganda, S.E., M.A.P., M.M., M.Si. membuktikan bahwa menjaga kesehatan bukanlah soal memiliki waktu luang, melainkan soal membangun kebiasaan yang konsisten.

Dikenal gemar berolahraga jogging, Joune Ganda kembali menunjukkan komitmennya terhadap gaya hidup sehat dengan mendonorkan darah secara rutin. Pada Senin, 3 Agustus 2026, tim Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Minahasa Utara yang dipimpin Kepala UPTD PMI Minut, dr. Harold Sepang, mendatangi Kantor Bupati untuk memfasilitasi kegiatan donor darah berkala tersebut.

Bagi Joune Ganda, donor darah bukan sekadar kegiatan sosial. Lebih dari itu, donor darah merupakan investasi kesehatan sekaligus bentuk kepedulian terhadap sesama.

“Mari kita berdonor darah untuk menjaga kesehatan, membantu sesama, sekaligus membantu memenuhi kebutuhan stok darah di Minahasa Utara,” ajaknya.

Kebiasaan mendonorkan darah setiap tiga hingga enam bulan sekali menjadi bagian dari gaya hidup sehat yang selama ini dijalaninya. Bersama rutinitas jogging, disiplin menjaga kebugaran menjadi fondasi penting agar tetap produktif dalam melayani masyarakat.

Kepala UPTD PMI Minahasa Utara, dr. Harold Sepang, memberikan apresiasi atas konsistensi tersebut. Menurutnya, seorang pemimpin tidak hanya menggerakkan masyarakat melalui kebijakan, tetapi juga melalui keteladanan.

“Terima kasih kepada Pak Bupati Joune Ganda yang terus menjadi contoh nyata dengan rutin mendonorkan darah. Beliau juga aktif mengedukasi masyarakat tentang pentingnya donor darah, baik untuk kesehatan maupun untuk kemanusiaan,” ungkap dr. Harold.

Donor darah memang memberikan manfaat ganda. Di satu sisi, setiap kantong darah mampu menjadi harapan hidup bagi pasien yang membutuhkan. Di sisi lain, pendonor juga terdorong untuk rutin memeriksa kondisi kesehatannya sebelum melakukan donor. Inilah bentuk kepedulian yang menghadirkan manfaat bagi diri sendiri sekaligus bagi orang lain.

Keteladanan Joune Ganda mengirimkan pesan sederhana namun kuat: kepemimpinan bukan hanya diwujudkan melalui program pembangunan, tetapi juga melalui kebiasaan baik yang menginspirasi masyarakat.

Di era ketika pola hidup sehat menjadi kebutuhan, langkah kecil seperti berolahraga secara teratur dan mendonorkan darah secara rutin dapat menjadi budaya positif yang memperkuat kualitas hidup masyarakat. Sebab, kesehatan adalah modal utama untuk berkarya, sementara kepedulian adalah fondasi bagi lahirnya masyarakat yang kuat dan saling menopang.

Sehat untuk diri sendiri, bermanfaat bagi sesama. Itulah semangat yang terus ditunjukkan Bupati Joune Ganda melalui aksi nyata, bukan sekadar kata-kata.(**)

Advertisement