
Kabarkawanua, MINUT– Guna meningkatkan kualitas pendidikan di daerah. Bupati Kabupaten Minahasa Utara Joune Ganda diwakili Sekertaris Daerah (Sekda) Novly Wowiling, M.Si. didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa Utara Dr. Evelyn Sisilia Luntungan, S.IP., M.A.P. melantik Anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Minahasa Utara periode 2026-2031. di Aula Lantai III Kantor Bupati, Senin (5/10/2026).
Sekda Sekda Novly Wowiling dalam sambutannya mengatakan, nilai komposisi Dewan Pendidikan periode 2026-2031 memiliki kekuatan tersendiri karena diisi oleh orang-orang dengan latar belakang pengalaman, pengetahuan dan kapasitas yang beragam, termasuk kalangan akademisi dan praktisi pendidikan, keterwakilan dari unsur politik, dan tokoh agama.
Dia berharap, Dewan Pendidikan Kabupaten Minahasa Utara dapat bersama-sama memikirkan secara serius berbagai persoalan pendidikan sekaligus mencari solusi yang tepat dan berkelanjutan. Sehingga menjadi jembatan dialog, membuka peluang kolaborasi serta menjadi sumber pemikiran konstruktif antara pemerintah, satuan pendidikan, masyarakat, dunia usaha, dunia industri, orang tua dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Sekda mendorong anggota Dewan Pendidikan untuk terus membangun komunikasi yang sehat dengan seluruh pemangku kepentingan di bidang pendidikan.
Meski secara kelembagaan sebagian besar anggota Dewan Pendidikan berasal dari unsur eksternal pemerintah, mereka merupakan praktisi dan memiliki pengalaman di dunia pendidikan. Dengan kekuatan tersebut, kolaborasi yang dibangun diharapkan mampu memberikan jawaban terhadap persoalan pendidikan di Minahasa Utara, termasuk dalam meningkatkan rapor pendidikan daerah.
“Dengan titik kolaborasi yang cukup kuat, ini diharapkan dapat menjawab persoalan di Kabupaten Minahasa Utara terkait dengan rapor pendidikan,” kata Sekda Wowiling.
Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara juga memandang bahwa setiap anak memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan berkualitas.
Kondisi ekonomi, jarak geografis, keterbatasan fasilitas maupun faktor sosial lainnya tidak boleh menjadi penghalang bagi anak-anak Minahasa Utara untuk mengembangkan potensi diri.
Dia juga menegaskan bahwa pendidikan harus dipandang sebagai sebuah investasi. Jika orang tua memiliki pemahaman bahwa pendidikan merupakan investasi bagi masa depan anak, maka pengorbanan yang diberikan untuk pendidikan tidak lagi dipandang sebagai sebuah pemaksaan.
Di sisi lain, fasilitas dan sumber pendidikan tidak hanya terbatas pada pendidikan formal. Saat ini tersedia berbagai sumber pendidikan eksternal yang semakin terbuka, termasuk pendidikan melalui platform virtual yang dinilai telah memberikan kontribusi signifikan terhadap keberlanjutan pendidikan anak, termasuk bagi anak-anak di Kabupaten Minahasa Utara.
“Pendidikan, tidak boleh hanya diarahkan untuk menghasilkan lulusan yang mampu mencari pekerjaan. Lebih dari itu, pendidikan harus mampu membentuk generasi yang dapat menciptakan peluang, melahirkan inovasi, membangun masyarakat serta menjadi pemimpin masa depan,” ujarnya.
Tambahnya, Kepada seluruh anggota Dewan Pendidikan yang baru dilantik, bahwa amanah tersebut merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab.
“Membangun pendidikan bukan hanya dilihat dari satu kekuatan atau satu sumber kekuatan saja, tetapi perlu penguatan dari semua unsur. Unsur-unsur itu terwakili secara kuat di dalam anggota Dewan Pendidikan pada saat ini,” jelas Sekda.
Lanjutnya, dalam waktu dekat, anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Minahasa Utara akan menghadapi tugas berkaitan dengan proses penentuan kepala sekolah tingkat SD dan SMP yang sementara dipersiapkan.
Kontribusi awal yang diharapkan adalah ikut mendorong lahirnya kepala-kepala sekolah yang memiliki integritas dan berbasis kualitas.
Hal tersebut dinilai penting untuk menjawab persoalan pendidikan yang telah disampaikan sebelumnya, terutama dalam mendorong agar rapor pendidikan Kabupaten Minahasa Utara dapat mengalami peningkatan.
“Jadikan periode 2026-2031 sebagai sebuah fase penting untuk memperkuat fondasi pendidikan Minahasa Utara. Mari kita hadirkan pendidikan yang bermutu, berkeadilan, berkarakter dan berorientasi pada masa depan,” tukas Bupati Joune Ganda melalui sambutan yang dibacakan Sekda Novly Wowiling.
Anggota Dewan Pendidikan yang dilantik antara lain Dr. Jobert Maramis, Dr. Bobby Hamenda, Perdeta, Ivon Lombogia, dan Decky Wagei, S.PT., MSi, Dr. Gerald Tamuntuan, S.Si, M,Si.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Staf Ahli, Asisten III, Kepala BKPSDM, Kepala Dinas Pendidikan serta jajaran terkait lainnya.(fan)