
Kabarkawanua, MINUT– Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune J.E. Ganda, S.E., M.M., M.Si., M.A.P., bersama Mayjen TNI Mirza Agus, S.I.P., secara resmi melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang merupakan program pemerintah pusat sebagai bagian dari program nasional pembangunan 7000 jembatan, yang dikerjakan TNI AD, di Desa Talawaan Atas, Kecamatan Wori, Jumat (27/03/2026).
Proyek strategis ini merupakan kolaborasi nyata antara Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dengan TNI AD, yang bertujuan untuk membuka aksesibilitas wilayah dan mempercepat roda ekonomi masyarakat pedesaan.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Talawaan Atas menurut Pangdam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Mirza Agus, S.I.P., bukan sekadar proyek infrastruktur lokal biasa.

Proyek ini merupakan bagian integral dari program nasional pembangunan 7.000 jembatan oleh TNI di seluruh Indonesia, sebagai wujud nyata kehadiran negara di wilayah pelosok dan pembangunan jembatan ini adalah warisan untuk anak cucu, generasi mendatang.
Program ini merupakan gagasan strategis Presiden bapak Prabowo Subianto dan Wakil Presiden bapak Gibran Rakabuming Raka, yang dipercayakan kepada TNI AD untuk dieksekusi bersama warga. Pembangunan jembatan ini bertujuan yakni memastikan konektivitas wilayah tidak lagi menjadi penghambat kemajuan masyarakat di daerah terpencil.
Mirza Agus, menegaskan bahwa kualitas adalah prioritas utama. Jembatan ini dirancang dengan standar teknis yang kokoh agar memiliki masa pakai yang panjang.
“Ini adalah wujud bakti TNI untuk anak cucu kita. Jembatan ini dibangun sekuat mungkin dengan target ketahanan minimal 50 tahun. Kita fokus pada percepatan agar akses segera terbuka, namun tetap dilaksanakan secara efektif, efisien, tepat waktu, dan tanpa mengurangi kualitas sedikit pun,” ujar Pangdam.
Lebih dari sekadar konstruksi fisik, Jembatan Perintis Garuda memiliki makna strategis dalam memperkuat konektivitas antarwilayah. Selama ini, keterbatasan akses menjadi persoalan utama yang mencekik ekonomi warga di Talawaan Atas.

Dalam sambutannya, Bupati Joune Ganda menyampaikan apresiasi yang mendalam dan rasa terima kasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto melalui Komando Daerah Militer (Kodam) 13 Merdeka dan seluruh jajaran, atas perhatian besar pemerintah pusat terhadap pembangunan infrastruktur hingga ke tingkat desa.
Bupati juga memberikan penghormatan khusus kepada jajaran TNI yang hadir, di antaranya Pangdam XIII/Merdeka
Mayjen TNI Mirza Agus, S.I.P.b dan Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Martin Susilo Martopo Turnip, S.H., M.H, atas peran aktif militer dalam mempercepat pembangunan jembatan ini.
“Pembangunan jembatan ini bukan sekadar fisik beton semata, melainkan simbol sinergi antara pemerintah, TNI, dan rakyat dalam membangun kesejahteraan dari pinggiran,” ujar Joune Ganda.

Jembatan Perintis Garuda dirancang khusus untuk menghubungkan kawasan pemukiman warga dengan sentra produksi pertanian di Talawaan Atas. Selama ini, akses yang terbatas menjadi kendala utama bagi para petani dalam mendistribusikan hasil bumi.
Sementara itu, dengan kehadiran jembatan ini diproyeksikan akan memberikan manfaat besar bagi :
– Petani Kelapa yakni dapat mempermudah pengangkutan kopra ke pasar.
– Petani Jagung dan Pala dalam menekan biaya logistik dan meningkatkan nilai jual hasil panen.
– Keselamatan Masyarakat yakni memberikan akses mobilitas yang jauh lebih aman dibandingkan jalur sebelumnya.

Bupati menekankan bahwa infrastruktur yang memadai adalah kunci kemandirian ekonomi. Dengan terbukanya akses ini, diharapkan pendapatan petani lokal akan meningkat seiring dengan efisiensi waktu tempuh dari kebun ke pemukiman.

Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara berkomitmen untuk terus memantau progres pembangunan agar dapat selesai tepat waktu dan segera dinikmati oleh warga. Penutupan seremoni ini diwarnai dengan harapan besar bahwa Jembatan Perintis Garuda akan menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di wilayah Talawaan Atas dan sekitarnya.
Peletakan Batu Pertama ini dilaksanakan oleh Pangdam XIII Merdeka dan Bupati Minut serta unsur TNI lainnya di tempat yang telah disediakan.
Hadir juga dalam kegiatan ini, Forkopimda Minut, Kapolres Manado dan jajaran, Jajaran Pemkab Minut, Camat Wori, Hukum Tua Talawaan Atas, Tokoh Masyarakat serta warga desa Talawaan Atas.(Advetorial)