
Kabarkawanua MINUT– Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dibawah kepemimpinan Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin Lotulung terus memebawa Minut lebih berkembang.
Kali ini kesempatan itu untuk industri kecil menengah (IKM) Minahasa Utara yakni Wale Gonofu yang dilirik oleh Investor asal China yang tergabung dalam One Belt and One Board Internasional United Group.
Bahkan, Investor Cina bersama Wale Gonofu melakukan penandatanganan MoU yang disaksikan oleh Sekretaris daerah Kabupaten Minahasa Utara Ir Novly Wowiling, Msi mewakili Bupati Joune Ganda dan didampingi oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Richard J.H Dondokambey, SSTP. Dalam acara North Sulawesi Investment Forum (NSIF), Jumat 8 Agustus 2025.
“Ini merupakan karya nyata dan prestasi dari komitmen dan dukungan dari Pemkab Minut. Pak Bupati punya perhatian serius terhadap pengembangan IKM dan UMKM diberbagai sektor” kata Sekda Novly Wowiling saat itu.
Lanjutnya, Walo Gonufu merupakan satu dari sejumlah IKM dan UMKM binaan Pemkab dan TP PKK melalui Intansi terkait yang terus merambah pasar Nasional bahkan Internasional, melalui pemanfaatan sumber daya alam lokal.
“Kami berharap Wale Gonofu akan mendapatkan hal positif yang menjanjikan dari MoU dengan investor dari China ini” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Richard J.H Dondokambey SSTP menegaskan, pihaknya siap menindaklanjuti rencana kerjasama IKM Wale Gonofu dengan calon Investor dari China.
“Sesuai arahan Pak Bupati dan Wakil Bupati, semua proses investasi dari administrasi dan teknis harus di permudah dan diapresiasi sesuai dengan regulasi yang berlaku,” tukas Dondokambey seraya menambahkan, berkat kemudahan dan inovasi pada periode semester 1 tahun 2025 ini realisasi Investasi di Minut mencapaiRp. 1.081.250.802.123 atau 55,4 % dari target yang ditetapkan oleh Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sebesar sebesar Rp.1.950.000.000.000.(***)
